Categories
Pendidikan

Norma-Norma keuangan

Norma-Norma keuangan

Norma-Norma keuangan
Dalam melakukan kebijakan pendanaanya yaitu menentukan sumber dana dan besarnya jebutuhan dana untuk oprasi perusahaan, seorang manajer keuangan harus berpegang pada norma-normakeuangan yaitu;

1. Asas Likuiditas

Penarikan sumber dana yang dibutuhkan perusahaan, harus memperhatikan berapa lamanya dana tersebut akan dapat ditambahkan dalam asset perusahaan. Dengan kata lain harus mempertahankan periode perputaran dari dana yang tertanam di dalam asset tersebut.

 

2. Asas Solvabilitas

Penarikan sumber dana yang di butuhkan perusahaan harus mempertimbangkan sikap kejiwaan/psikologis dari para calon investor. Secara garis besar ada 2 sikap piskologis dari investor yaitu investor optimis dan mau menanggung resiko dan investor yang pesimis dan tidak mau menangguang resiko. Oleh karena itu, dalam menarik dana harus disesuaikan dengan kondisi dari investor.

3. Asas Rentabilitas

Penarikan dana yang dibutuhkan perusahaan harus mempertimbangkan konsekuensi untuk memberikan balas jasa baik dalam bentuk pembagian laba yang besarnya berubah-ubah maupun dalam bentuk pemberian bunga.

4. Asas Kekuasaan

Penarikan dana yang di butuhkan perusahaan harus memperhatikan kemungkinan ikut campurnya para pemodal/investor dalam manajemen perusahaan.

Lingkungan Manajemen Keuangan

Berdasarkan tujuan yang di inginkan yaitu memaksimalkan nilai perusahaan yang tercermin dari harga sahamnya, mengharuskan manajer keuangan utuk memahami keputusan keputusan keuangan dan reaksi pasar terhadap keputusan-keputusan keuangan tersebut.
Pasar uang merupakan pasar untuk pemenuhan kebutuhan dana jangka pendek, sehingga pasar uang merupakan tempat untuk mempertemukan calon peminjam dan pihak yang mempunyai dana berlebih untuk dipinjamkan. Pasar uang terbentuk karena adanya penawaran dan permintaan dana jangka pendek dalam bentuk surat berharga seperti commercial paper, sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan sertifikat deposito atas unjuk.
Sedangkan pasar modal adalah pasar untuk transaksi jangka panjang seperti transaksi saham dan obligasi (hutang janngka panjang) yang di perjualbelikan di bursa saham contohnya BEJ.
Di samping pasar modal dan pasar uang yang dapat di gunakan oleh perusahaan utuk menarik dana, ada lembaga keuangan lainnya yang dapat dimanfaatkan. Lembaga keuangn adalah perantara yang menyalurkan tabungan para individu, perusahaan dan permintaan kepada peminjam atau investor(berupa kredit atau dana investor.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :